Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Rabu, 29 Mei 2013

Dampak Negatif Memakai Baju Ketat Pada Kesuburan Pria

,
Baju atau pakaian merupakan alat yang kita gunakan untuk membalut tubuh, guna melindungi tubuh dari debu atau kotoran dari luar, serta menutupi organ intim agar tidak terlihat. Namun dalam perkembangannya baju atau pakaian sangat menentukan sebuah penampilan seseorang. Ditunjang dengan perkembangan mode dan fesion, Tak heran jika banyak orang yang ingin selalu terlihat keren, tampil modis, untuk menunjukkan status sosialnya.


Dalam perkembangan baru baru ini, mulai ngetren digunakannya baju yang ketat. karena lekuk tubuh pemakainya bisa terlihat, dan banyak dipakai oleh anak muda serta orang orang dalam usia priduktif. Baju ketat memang bagus bagi penampilan, kerena terlihat modis. Tapi perlu anda ketahui baju ketat juga memiliki dampak negatif bagi tubuh, Dan dampak yang paling dikawatirkan oleh orang yang masih dalam usia produktif adalah menurunnya tingkat kesuburan.

Berikut adalah dampak negatif memakai baju ketat :
1. Iritasi pada kulit.
Dampak langsung yang akan dirasakan ketika memakai baju ketat adalah pada kulit yang langsung kontak dengan pakaian. kulit akan mendapatkan tekanan yang berlebih dan dalam waktu lama, sehingga membuat kulit memerah, meradang atau Iritasi.

2. Menurunkan Tingkat Kesuburan Pada Pria.
Bagi para pria yang suka memakai celana ketat sebaiknya merubah kebiasaannya dan berubah untuk menggunakan celana yang lebih longgar, karena dapat menurunkan tingkat kesuburan.
Berikut alasan secara medisnya : Saat anda memakai celana ketat, testis pada pria akan medapatkan tekanan, tidak mendapatkan ruang udara untuk sirkulasi dengan udara luar, sehingga suhu udara pada testis meningkat ! Padahal untuk proses reproduksi sel progresteron dan cairan sperma pada testis diperlukan suhu udara dibawah 35 derajat celcius, Jika anda memakai celana ketat maka suhu udara pada testis akan meningkat, sehingga mengganggu proses reproduksi pada testis, yang berakibat menurunnya tingkat kesuburan pada pria.

3. Menaikkan Asam Lambung.
Berpakaian ketat terutama celana akan memicu naiknya cairan asam lambung, akibat dari tekanan yang terlalu besar pada perut. Hal tersebut menyebabkan peningkatan tekanan di daerah abdominal yang menyebabkan asam lambung naik ke kerongkongan.

4. Mengganggu Mobilitas Dalam Usus.
Memakai celana yang terlalu ketat dapat menggunggu mobilitas dari usus. Terutama setelah makan, perut terasa tidak nyaman, terasa penuh dan kembung. Jika bagian pinggang dan perut digerakkan untuk berdiri, jongkok atau aktifitas lain yang menggerakkan penggang, akan terasa susah dan sakit.

Dari sekian banyak dampak negatif dari penggunaan pakaian ketat, Kita seharusnya bisa mempertimbangkan kembali penggunaan pakaian ketat yang telah terbukti dampak negatifnya bagi kesehatan. Meskipun dari fesion menggunakan pakaian ketat akan terlihat lebih seksi dan menarik bagi lawan jenis.
Demikian informasi yang bisa saya sampaikan, Semoga bermanfaat dan Terima kasih.
 




 

Problem And Solution In The World Copyright © 2011 | Template design by O Pregador | Powered by Blogger Templates