Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Senin, 06 Agustus 2012

Orang Yang Cerdas Menurut Allah

,
Kalau kita mendengar kata cerdas, Terbayang dalam pikiran kita pada sebuah hasil belajar dengan nilai dan hasil yang memuaskan atau hasil karya yang unik dan mengagumkan. Cerdas juga digambarkan seseorang yang mampu menjawab soal soal dengan tepat dan cepat. semau mengacu menurut fakta seputar Dunia, dan bagaimana Cerdas menurut Allah dan RasulNya.


Allah swt menyebutkan orang cerdas dengan sebutan Ulil Albab, Melalui firmanNya yang artinya :


Sesungguhnya dalam penciptaan langit dan bumi, dan silih bergantinya malam dan siang terdapat tanda-tanda (kebesaran Allah) bagi orang yang berakal (cerdas) (190), yaitu orang-orang yang mengingat Allah sambil berdiri, duduk, atau dalam keadaan berbaring. Dan mereka memikirkan tentang penciptaan langit dan bumi (seraya berkata), “ya Tuhan kami, tidaklah Engkau menciptakan semua ini sia-sia; Maha Suci Engkau, lindungilah kami dari azab neraka (191).” (QS. Ali imron 190-191)

Sedangkan Rasulullah Saw. Menyebut orang yang cerdas dengan sebutan al kayyisu, sebagaimana sabdanya, yang artinya :
“orang yang cerdas (al kayyisu), yaitu orang yang mampu mengendalikan hawa nafsunya dan beramal untuk apa yang menjadi bekal sesudah mati (kehidupan akhirat).” (HR. Turmudzi)
Dari ayat dan hadits diatas dapat kita fahami bahwa orang yang cerdas menurut alQur’an dan sunnah adalah orang yang memilih Iman kepada Allah dan Hari akhir, sehingga diaplikasikan dalam amal sholeh dan beramal untuk bekal akhirat. Seorang Mukmin yang taat adalah cerdas, sedang mukmin yang maksiyat adalah bodoh (lemah akal). Orang yang lebih mencintai akhirat adalah Cerdas, sedangkan mereka yang lebih mencintai dunia adalah pilihan bodoh. Mengapa ?
            Pilihan taat dan lebih mencintai akhirat adalah pilihan yang membawa keuntungan sangat besar, sedangkan pilihan maksiyat dan lebih mencintai dunia membawa kerugian yang besar. Dalam hal ini Allah SWT mengingatkan dalam firmanNya :
 “Sedangkan kamu (orang-orang Kafir) memilih kehidupan dunia, padahal kehidupan akhirat itu lebih baik dan lebih kekal,” (QS. Al A’la :16-17).

Setiap pilihan itu membawa konsekuensi. Pilihan kita terhadap dunia akan membawa kerugian bagi akhirat kita, dan pilihan akhirat kita akan membawa kerugian pada dunia kita. Maka orang yang cerdas dapat memilih yang terbaik untuk dirinya. Wallahu a’lam bis showab.




0 comments to “Orang Yang Cerdas Menurut Allah”

Poskan Komentar

 

Problem And Solution In The World Copyright © 2011 | Template design by O Pregador | Powered by Blogger Templates